Diresmikan Menkes, Virtue Group Operasikan Pabrik IVD terbesar di Tanah Air

Linfo.id, Cikarang – Virtue Group meresmikan pabrik In Vitro Diagnostic (IVD) diatas lahan 12.200 m2 di Cikarang, Jawa Barat, dengan luas bangunan 8.900 m2. Peresmian dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, beserta Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, dan undangan lain dari direktorat terkait di kementrian kesehatan, BPKM, PDS Patklin, Gakeslab, direktur-direktur Rumah Sakit dan laboratorium klinik.

Pembangunan pabrik ini merupakan strategi global perseroan untuk memperkuat basis produksi dan distribusi produk-produk Virtue guna memasuki pasar IVD di kawasan Asia Tenggara.

CEO Virtue Diagnostics, Johnson Zhang berharap dengan memiliki basis produksi di Indonesia, Virtue dapat memenuhi kebutuhan domestik dan global akan produk-produk IVD berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga  Jaga Stabilitas, Pertamina Monitor BBM dan LPG Jelang Pemilu di Jawa Tengah dan DIY

“Saya dengan senang hati mengumumkan pendirian resmi Virtue Diagnostics Indonesia, produsen IVD terbesar di Asia Tenggara dengan luas 12.200 meter persegi dan luas bangunan 8.900 meter persegi,” kata Johnson dalam peresmian pabrik IVD Virtue Group di Cikarang, Selasa (5/3).

Berkantor pusat di Singapura, Virtue  memiliki R&D centre dan manufacturing site di Cina, Brazil, dan Indonesia. Saat ini Virtue Diagnostics Indonesia memiliki lebih dari 60 tenaga ahli yang berpengalaman, untuk mendukung riset dan pengembangan serta produksi produk-produk IVD.

“Kami memiliki fasilitas manufaktur yang mampu memproduksi >1000-unit instrument pertahun dan >6000 liter reagen perhari. Kapasitas produksi tersebut dapat ditingkatkan sesuai dengan peningkatan kebutuhan,” tambah Senior Manager Market Development Virtue Diagnostics Indonesia, Kurniasari Endah.

Baca Juga  Hasil Final Piala Asia 2023: Drama 3 Gol Pinalti, Timnas Qatar Pertahankan Gelar Juara

Produk unggulan dari Virtue Diagnostics Indonesia adalah instrument dan reagen imunologi dengan teknologi chemiluminescence (ChLIA) yang saat ini menjadi satu-satunya produk chemiluminescence (ChLIA) yang di produksi di Indonesia.

Produk-produk Virtue yang diproduksi di Indonesia juga telah melalui uji klinis bekerjasama dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan Rumah Sakit Akademik UGM Yogyakarta (RSA UGM).

Terdapat 4 grup produk yang tahun ini telah dan akan diluncurkan di pasar domestik, yaitu produk Immunologi, Hematologi, Kimia Klinik, dan Molekuler dengan menggunakan merk VERCENTRA untuk Instrument dan VIRTUEDX untuk reagen.

Virtue Diagnostics Indonesia telah mendapatkan Sertifikat Standard Industri Alat Kesehatan dan Sertifikat Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) di bulan Desember 2023.

Baca Juga  Penyiar Radio Cegah Pendengar yang Ingin Bunuh Diri, Netizen: The Power of Radio

Dengan semangat membangun kemandirian industri IVD nasional, Virtue hadir sebagai perusahaan lokal IVD bertaraf Internasional yang mampu memproduksi produk-produk IVD berkualitas tinggi dan memenuhi standar internasional.

“Kami bertekad untuk terus mendukung pemerintah untuk meningkatkan kompetensi manufaktur yang menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi sehingga Virtue Diagnostics Indonesia bisa menjadi manufacturing partner untuk melayani kebutuhan domestik dan regional Asia Tenggara,” pungkas Johnson Zhang.

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *